Menu Tutup

Bahaya Mematikan Mengintai dari Obat Anti-Nyamuk Bakar, Ini 5 Penjelasannya

DatDut.Com – Cara paling mudah, murah, dan ampuh untuk mengusir nyamuk dari rumah adalah dengan memakai antinyamuk bakar. Selain murah, obat ini juga terbukti ampuh. Saat musim penghujan seperti sekarang ini, nyamuk berkembang pesat. Itu artinya,  ancaman penyakit yang ditularkannya, pun ada di depan mata. Dari malaria, DBD, chikungunya, dan yang terbaru adalah virus zika, semua harus bersiap menghadapinya.

Tetapi, ternyata mengusir nyamuk dengan memakai antinyamuk bakar jusru mendatangkan bahaya lain. Kandungan zat aktif dalam spiral pengusir nyamuk ini ternyata lebih ganas ketimbang bahaya rokok. Ada  yang mengatakan bahwa satu antinyamuk bakar sama bahayanya dengan 100 batang rokok. Setelah melalui penelitian berita di Indonesian Hoaxes Community, berita itu dinyatakan sebagai fakta, bukan bohong. Berikut 5 fakta di balik obat antinyamuk bakar.

1. Bahan Aktif dalam Obat Anti-Nyamuk Bakar

Perlu diketahui, dalam obat antinyamuk bakar terdapat beberapa kandungan zat aktif antara lain:  transflutrin, bioallethrin, d-allethrin, cyphenothrin dan praletrhin. Selain itu ada DDVP (dichlorovynil dimetyl phosfat) yang termasuk racun kelas satu dan dilarang penggunaanya di dunia.

Kemudia Propoxur yang merupakan jenis racun kedua, dalam penggunaan (jangka panjang) akan menggannggu sistem reproduksi. Kandungan DDVP (dichlorovynil dimetyl phosfat), merupakan zat yang berbahaya dan apabila digunakan dalam jangka panjgan akan mengakibatkan dampak serius pada syaraf pernapasan dan dapat memicu kanker.

Menurut Wikipedia, satu kumparan anti nyamuk bakar bisa mengandung zat aktif Pyrethrum (bahan alami berupa bubuk dari jenis tanaman krisan), Pyrethrins (ekstrak bahan kimia insektisida dalam pyrethrum), Allethrin (kadang-kadang d-trans-allethrin (sintetis pyrethroid pertama), Esbiothrin (bentuk lain allethrin), Butylated hydroxytoluene (BHT), Piperonyl butoxide (PBO), N-metoksisinamat bicycloheptene dicarboximide (MGK 264), yang merupakan aditif opsional untuk meningkatkan efektivitas piretroid.

2. Penelitian di Malaysia

Dalam konferensi Air Pollution and Our Health, yang diadakan oleh Centre for Science and Environment (CSE) bersama dengan Dewan Penelitian Medis India dan Asosiasi Medis India, Direktur ‘Chest Research Foundation’, Mr. Sandeep Salvi menungkapkan hasil penelitian di Malaysia. Hasil penelitian itu menegaskan bahwa kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh satu kumparan antinyamuk adalah sebanding dengan kerusakan yang disebabkan oleh 100 batang rokok. Hal ini sebagaimana dilansir dalam Siasat.com.

3. Partikel Berbahaya dalam Asap Anti-Nyamuk Bakar

Seperti dikutip Wikipedia, pengujian terhadap asap antinyamuk bakar menyuguhkan data bahwa banyak senyawa organik yang mudah menguap dalam anti nyamuk bakar. Di antaranya ada karsinogen yang merupakan salah satu bahan kimia penyebab kanker.

Partikel yang dikeluarkan dari satu kumparan anti nyamuk saat dibakar adalah sama dengan partikel yang dihasilkan dari membakar 75 sampai 137 batang rokok. Jumlah Formaldehida (iritasi yang menciptakan efek buruk di dalam tubuh) dari emisi satu anti nyamuk bakar adalah setara dengan pembakaran 51 batang rokok.

4. Apa Pun Mereknya, Bahayanya Sama

Berbagai mereka antinyamuk bakar mungkin menawarkan bahan aktif yang berbeda dan dicantumkan dalam kemasan. Perlu diketahui, yang tercantum dalam kemasan itu hanyalah satu di antara sekian bahan anti nyamuk bakar. Baik itu yang ditonjolkan adalah bahan kimia maupun alami, semuanya tetap memiliki kandungan bahan kimia lain seperti tersebut di atas. Karena pada dasarnya obat anti nyamuk tetaplah racun. Sehingga tak ada antinyamuk bakar yang benar-benar aman.

5. Bagaimana Cara Mengatasi Nyamuk yang Baik dan Benar?

Karena antinyamuk sudah menjadi barang yang tak terpisahkan dari keseharian kita, perlu cara terbaik dalam menggunakan antinyamuk agar meminimalisir bahayanya. Penggunaan antinyamuk bakar harus di dalam ruangan yang ventilasi dan sirkulasi udaranya cukup. Tinggalkan kebiasaan menyalakan antinyamuk dalam ruangan tertutup untuk menghindari bahaya asapnya.

Jarak terdekat antara Anda dan obat antinyamuk bakar adalah 1,5 meter. Jangan tergesa mengusir nyamuk dengan mendekatkannya ke tempat kita. Selain itu, untuk mencegah bahaya kebakaran letakkan antinyamuk bakar pada tempat yang tahan api.

Untuk penggunaan di kamar, letakkan dikolong tempat tidur agar Anda tidak terpapar langsung oleh asapnya. Ibu hamil juga harus menghidari asap obat antinyamuk. Untuk pengidap asma, lebih baik tidak menggunakan antinyamuk bakar.

nasrudin maimun

Nasrudin | Kontributor tetap DatDut.Com

FB: Nasrudin El-Maimun

Baca Juga: