Menu Tutup

Benarkah Daftar Minuman Berbahaya Mengandung Aspartam Pemicu Kanker Otak Ini?

DatDut.Com – Baru-baru ini beredar kembali sebuah pesan yang diviralkan di media sosial Facebook tentang daftar minuman berbahaya yang memicu kanker otak, diabetes, dan pengerasan sumsum belakang.

Berita yang mengatasnamakan Ikatan Dokter Indonesia dan bersumber dari dr. Ismuhadi, MPH tersebut yang paling viral diposting pada 19 Juni 2015 oleh akun Gunawan Inkokusumo. Berdasarkan profil yang tertera dalam akun facebook-nya, Gunawan bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Postingan lama ini terangkat kembali karena masih diviralkan oleh pengguna FB. Hingga saat ini daftar minuman berbahaya pemicu kangker tersebut telah dibagikan hingga 105.459 kali. Mungkin karena pengaturan privasi akunnya, maka postingan itu hanya mendapat 5 komentar dukungan saja dan 11 tanda suka.

Sebenarnya ada postingan yang lebih lama daripada yang diunggah oleh akun Gunawan Inkokusumo diatas. Yaitu informasi serupa oleh halaman Majelis AL-Jamaah pada 25 Mei 2014.

Intinya, informasi tersebut mengklaim bahwa Aspartam yang terkandung oleh produk minuman dalam daftar itu merupakan racun penyebab pengerasan otak (kangker otak) diabetes, dan pengerasan sumsum belakang (mematikan sumsum belakang). Berikut kutipan lengkapnya:

Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini sdg ada wabah Pengerasan Otak (Kanker Otak), Diabetes dan Pengerasan Sumsum Tulang Belakang (Mematikan sumsum tulang belakang).

Untuk itu, hindarilah minuman sbb:

1. Extra Joss,

2. M-150,

3. Kopi SusuGelas (Granita),

4. Kiranti,

5. Krating Daeng,

6. Hemaviton,

7. Neo Hemaviton,

8. Marimas,

9. Segar Sari shachet,

10. Frutillo,

11. Pop Ice,

12. Segar Dingin Vit.C,

13. Okky Jelly Drink,

14. Inaco,

15. Gatorade,

16. Nabati,

17. Adem Sari,

18. Naturade Gold,

19. Aqua Splash Fruit.m

Karena ke-19 minuman tsb mengandung ASPARTAME (lebih keras dr biang gula) racun yg menyebabkan diabetes, kanker otak, dan mematikan sumsum tulang.

Info: dr. H. Ismuhadi, MPH

Mohon dishare, sayangi keluarga”

[nextpage title=”Apa Itu Aspartam?”]

Apa Itu Aspartam?

Benarkah berbagai minuman dalam daftar diatas berbahaya? Dan apakah Aspartam benar memicu kangker, diabetes dan mematikan sumsum belakang?

Perlu kita tahu bahwa Asprtam adalah jenis pemanis buatan yang penggunaannya telah diizinkan dalam batas tertentu. Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan POM No. H.K.00.05.5.1.4547 tentang Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan, penggunaan Aspartam dalam takaran yang sesuai aturan tidak akan menimbulkan masalah. Sementara untuk minuman berkarbonasi dan non karbonasi, batas maksimum yang ditetapkan dalam penggunaan Aspartam adalah 600 mg/kg.

Menurut BPOM batas aman konsumsi Aspartam adalah 50 mg/kg berat badan per hari. Semisal berat badan Anda adalah 50 kg, maka batas maksimal konsumsi Aspartam adalah 2.500 mg. Sehingga selama tidak berlebihan setiap harinya, maka konsumsi makanan atau minuman yang mengandung Aspartam tidaklah berbahaya.

Yang jelas konsumsi makanan atau minuman apa pun jika berlebihan tentu tidak baik. Apalagi yang mengandung pemanis dan pengawet. Tentu harus dikonsumsi secara wajar.

[nextpage title=”Hoax atau Fakta?”]

Hoax atau Fakta?

Berdasarkan berbagai klarifikasi, ternyata pesan berantai maupun status viral tentang daftar minuman berbahaya mengandung Aspartam adalah hoax lama. Lama sekali. Sebab seperti dilansir tempo.co, Pengurus Besar IDI telah membantah informasi serupa sejak 2 Maret 2010. Lama sekali bukan? Pada masa itu pesan beredar lewat SMS dengan isi:

IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI):Saat ini sdg ada wabah pengerasan otak & sumsum tulang blkg.Jangan minum produk:EXTRA JOSS, M-150, KOPI SUSU GELAS, KIRANTI, KRATINGDAENG,HEMAVITON, NEO HORMOVITON,MARIMAS, FRUTILLO,SEGAR SARI, POP ICE, SEGAR DINGIN VIT C, OKKY JELLY DRINK, INACO,GATORADE, NABATI, ADEM SARI, NATURADE GOLD, AQUA SPLASH FRUIT, krn mengandung ASPARTAME (lebih keras dari Biang Gula) racun yg menyebabkan diabetes, kanker otak dan bisa mematikan sumsum tulang. Diteruskan kpd orang2 yang kita cintai & kita sayangi dr.H.ISMUHADI, MPH. (0811-323601).

“Itu SMS bukan dari IDI,” kata Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia Priyo Sidipratomo kepada Tempo, Sabtu, 19 Februari 2011. Menurutnya Dokter Ismuhadi merasa tidak pernah mengirim pesan tersebut. Bahkan orang yang menyebar pesan itu tidak ditemukan dan nomornya tak bisa dihubungi.

Demikian pula BPOM dalam situs resminya, ik.pom.go.id telah mengeluarkan bantahan terhadap berita/pesan tentang bahaya Aspartam dalam press release nomor: KH.00.01.1.0800 Tanggal 12 Februari 2010. Sesuai dengan informasi dari Sekretaris Eksekutif-IDI, diinformasikan bahwa IDI tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang hal tersebut. Selengkapnya bisa diakses di sini.

Kesimpulan, informasi tentang bahaya dan daftar minuman berbahaya mengandung Aspartam dengan mencatut nama dr. H. Ismuhadi, MPH dan Ikatan Dokter Indonesia adalah hoax jadul. Telah dibantah sejak lama namun masih banyak orang yang kurang teliti menyebarkan lagi pesan tersebut.

 

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *