Menu Tutup

Ini 5 Bahaya Kopi Instan yang Wajib Kamu Tahu

DatDut.Com – Kebiasaan minum kopi sudah sangat melekat dalam budaya masyarakat Indonesia. Kopi selalu menemani aktifitas setiap orang, mulai dari masyarakat perkotaan sampai pedesaan. Kopi hampir ditemukan di setiap meja para pekerja kantor, juga warung-warung pinggir jalan. Kopi menyimpan cerita rakyat jelata, cerita manis di antara sesapan rokok kretek serta obrolan ringan para mahasiswa sampai para kuli tinta.

Seiring berkembangnya teknologi, hampir ditemukan semua jenis makanan dan minuman yang serba instan, termasuk kopi, yang cenderung harganya murah meriah. Cuma dua ribu rupiah. Mulai dari pedagang asongan sampai supir-supir angkot di jalan raya dapat menyesap secangkir kopi bagaikan di kafe. Bahkan, saat ini, banyak kopi instan sudah satu paket dengan krimer. Enggak perlu repot-repot lagi menumbuk biji, hanya demi segelas kopi.

Tapi, di balik semua hal serba instan itu ada sisi negatif yang tak sebanding dengan kenyamanan yang didapat. Seperti dilansir Nasionalgeographic.co.id, Prof Achmad Subagio Pakar Pertanian yang juga Ketua Lembaga Penelitian Universitas Jember mengatakan bahwa mengkonsumsi kopi instan terlalu banyak berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh. Berikut 5 bahaya kopi instan yang wajib kamu tahu.

1. Menyebabkan Hipertensi

Hipertensi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah yang disebabkan penyumbatan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas normal. Kopi instan mengandung krimer nabati yang tidak dapat dicerna oleh tubuh secara sempurna. Jadi, mengkonsumsi krimer nabati ini sama saja seperti mengkonsumsi kolestrol kering.

Kolestrol dapat menyebabkan hipertensi. Hal tersebut disebabkan karena hipertensi berkaitan dengan tekanan pembuluh darah, sementara kolestrol adalah lemak dalam darah yang menempel dan mengendap pada pembuluh darah.

Seperti dilansir Healtsmens.co.id, menurut Dr. M. Abbas Sp. JP, Kardiologis Omni Hospital, semakin banyak kolestrol yang menumpuk, maka pembuluh darah semakin menyempit dan akan menyebabkan serangan jantung hingga stroke.

2. Proses Pembuatan Kopi Instan tidak Memenuhi Standar Kesehatan

Cara pembuatan kopi yang baik harus melalui proses tertentu. Disarankan, saat kopi disangrai, api dibesarkan, sehingga membuat warna kopi menjadi hitam pekat. Hal tersebut dapat mengurangi kandungan kafein dan asam pada kopi. Namun, standarisasi dasar ini tidak dilakukan dalam pembuatan kopi instan.

Sehingga, kandungan kafein dan asam dalam kopi instan masih sangat tinggi. Jika terlalu sering mengonsumsi kopi yang mengandung kafein dan asam terlalu tinggi, maka akan berbahaya untuk kesehatan, terutama lambung.

3. Krimer Nabati Bersifat Mudah Meledak

Prof. Achmad Subagio melakukan percobaan dengan menyiramkan krimer kopi ke lilin yang menyala. Bukannya padam, api lilin tersebut malah semakin membesar. Mengonsumsi kopi yang mengandung tingkat eksplosif alias mudah meledak yang tinggi tentu tidak bagus untuk kesehatan kita.

4. Rasa Pemanis Berlebih Mengurangi Manfaat Kopi

Kenapa? karena pemanis dalam krimer kopi yang terlalu banyak bisa menyebabkan kenaikan gula dalam darah sehingga menyebabkan diabetes, kolestrol dan hipertensi. Begitu pula kopi putih yang kandungan gulanya terlalu tinggi. Warna putih kopi itu sebenarnya berasal dari ekstrak gula yang difermentasikan dengan zat kimia.

5. Menyebabkan Kanker

Menurut Prof. Achmad Subagio, jika mengonsumsi kopi instan yang mengandung 4 hal berbahaya tadi dalam waktu terus-menerus, maka dapat mengakibatkan penyakit kanker. Jadi, banyaknya varian kopi instan yang beredar sebaiknya disikapi dengan bijaksana. Jangan mengkonsumsi kopi instan terlalu berlebihan guna menjaga kesehatan jangka panjang.

nenengPenulis : Neneng Maghfiro | Penulis tetap Datdut.Com

Twitter : @NengAirin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.