Menu Tutup

Anda Perokok? Perhatikan 5 Hal Ini

DatDut.Com – Benda kecil menyala, menempel di bibir dan berasap. Tidak lain adalah rokok. Lupakan dulu khilafiah hukum rokok dalam fikih.

Mau bagaimanapun, terlanjur masyhur di kalangan santri bahwa rokok tetap dalam ranah khilafiah antara makruh dan haram.

Saya hanya ingin mengulas 5 hal berikut yang harus diperhatikan oleh para perokok.

1. Merokok itu Menimbulkan Polusi.

Sayang sekali, demi menggunakan haknya, banya perokok tak sadar bahwa asap yang dihasilkannya merupakan polusi bagi lingkungan. Mirip mesin diesel yang selalu berasap kala bekerja, perokok pun begitu.

Malah ada yang pas santai pun masih mengepulkan asap. Jadi sangat disarankan agar perokok memperhatikan kanan kiri depan belakang kalau mau ngebul. Jadilah perokok yang beradab, Bro…

2. Zalim Tanpa Sadar

Kok zalim sih? Iya. Anda sebagai perokok, khususnya yang muslim, pasti menganggap bahwa merokok itu paling banter hukumnya makruh.

Tetapi, sadarkah Anda itu sering memaksa orang lain yang tidak merokok untuk menghirup asap polusi Anda? Anda pun tak ambil peduli dengan ini. Inilah salah satu sifat egois para perokok.

Nah, kalaupun rokok itu maksimal makruh, sesuai pendapat yang Anda ikuti, bukankah menzalimi orang lain itu haram?

3. Perokok Banyak yang Mem-bully Non-Perokok

Saya pernah membuat status di FB tentang perokok. Ada teman, perokok, yang menasehati agar saya tidak mengolok-olok orang lain. Hem…

Sebenarnya sebagai nonperokok, saya justru sudah lama diolok-olok oleh teman-teman saya yang perokok. Contohnya ketika sedang kumpul-kumpul, tiba-tiba mulailah ritual teman-teman untuk menghisap rokok, dan dengan seenaknya mereka bilang, “Kalau gak mau asap ya menghindar!” Kan… ngusir.

Ada lagi “intimidasi” khas para perokok kepada cowok yang enggak ngerokok, “Wong lanang kok gak ngerokok (lelaki kok tidak merokok).”

Ini nih, ukuran yang ngawur. Seolah ukuran jantan dan tidak jantan adalah dari sebatang rokok. Ada juga ungkapan lain, “Lek nggak ngerokok, yo nginang wae (kalau tidak merokok ya makan sirih saja).” Jadi, siapa sebenarnya yang mengolok-olok dan mem-bully duluan?

4. Banyak Wanita yang Tidak Suka Lelaki Perokok

Dari banyak referensi, banyak yang mengatakan bahwa perempun pada dasarnya tak suka lelaki perokok. Kalaupun ternyata pasangannya adalah perokok, hanya karena faktor cinta dan sayang  sajalah yang membuat mereka bisa menerima.

Jadi, menurut kebanyakan cewek merokok itu sebenarnya suatu nilai “kekurangan” pada diri cowok. Kalau saja pasangan mereka itu berhenti merokok tentu mereka akan lebih sayang dengan pasangannya itu.

5. Kurang Menjaga Kebersihan

Walaupun tidak semua, tapi kebanyakan perokok kurang menjaga kebersihan. Lihat saja, dimanapun ia membuang puntung rokok seenaknya. Entah di lantai, sudut ruangan ataupun jalanan.

Yang lebih menjijikkan lagi nih, kan biasanya rokok itu gak lengkap kalau tanpa secangkir kopi. Nah, bayangkan kalau sisa kopi yang mengendap itu sekaligus jadi asbak? Ini sering dilakukan perokok ketika tak menemukan asbak.

Lengkap sudah. Mulai dari asap, ceceran abu, bau yang menempel di pakaian, plus cangkir atau gelas berisi sisa kopi dan puntung rokok. Kalau tidak segera dicuci, wuah… baunya itu menyengat pake banget!

Jadi seharusnya Anda yang merokok lebih bersih-bersih lagi dan tinggalkan kebiasaan buruk membuang abu dan puntung sembarangan. Sering-seringlah pakai minyak wangi. Rajin-rajinlah sikat gigi. Jadilah perokok yang toleran, beradab dan disayang pasangan. Lebih hebat lagi kalau anda berhenti merokok.

nasrudin maimunKontributor : Nasrudin (Penggemar martabak dan bakso)

FB: Nasrudin El-Maimun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.