Addai.or.id – Dakwah yang berkualitas dan berbobot tentu dapat merubah pola pikir masyarakat Indonesia.

Ceramah ustad di televisi juga harusnya tidak hanya menyajikan humor-humor belaka tanpa subtansi ceramah yang terarah dan mendasar.

Karenanya, masyarakat harus cerdas memilih ceramah ustad di televisi.

Seharusnya, seorang dai di televisi lebih baik membicarakan soal persatuan umat, keadilan, dan kemanusian.

Nah, 5 dai yang sering ceramah di televisi ini, paling tidak dapat menjadi referensi khusus bagi Anda yang suka mendengarkan ceramah.

1. Cholil Nafis, Ph.D

Cholil Nafis, Ph.D. salah satu dari sekian banyak dai yang ceramah-ceramahnya berkualitas. Pria berdarah Madura ini, seringkali menjadi penceramah di program Damai Indonesiaku TV One.

Pria berusia 40 tahun ini, berhasil menyabet gelar doktor di University of Malaya dalam bidang Ekonomi Islam. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat dan Wakil Ketua Bahtsul Masail PBNU, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Info lain yang dikutip dari dinding Facebooknya, saat ini Cholil Nafis sedang mengembangkan Yayasan Investa Cendekia Amanah (ICA) yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat dan memberdayakan ekonomi umat.

Menurutnya, masyarakat akan mampu bersaing dan maju jika kuat intelektualnya dan berdaya ekonominya. Karenanya, ICA memberikan beasiswa, pelatihan keterampilan, kerjasama usaha, investasi, dan mengentaskan buta Alquran.

2. Dr. H. Ali Nurdin

Seperti dikutip dari Masjidrayavip.org, Pria berusia 45 tahun ini aktif memandu dakwah di Stasiun TVRI Jakarta dalam Program Acara “Tele Tilawah Al-Qura’an” dan “Tele Da’wah”, juga Lentera Qolbu Kompas TV, dan Banten TV.

Materi dakwah yang disampaikan dosen Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) ini, terlihat berbobot dan berdasar. Hal tersebut dapat dilihat dari latar belakang pendidikannya.

Pria almuni Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta ini, menyelesaikan jenjang akademik doktoralnya fokus pada bidang Tafsir-Hadis di UIN (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 1999.

Pria kelahiran Boyolali ini, merupakan mahasantri periode awal di Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah asuhan Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub.

Dari latar belakang akademiknya tersebut, kita dapat memastikan bahwa ceramah dan dakwah yang disampaikan pasti akan berkualitas.

3. Dr. H. Muchlis Hanafi

Pria kelahiran 1971 ini merupakan doktor jebolan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ia rutin menyampaikan ceramah di stasiun TVRI Nasional.

Sayangnya, televisi-televisi swasta jarang menampilkan ustad-ustad berkualitas seperti pakar tafsir yang satu ini.

Pria kelahiran Jakarta ini, merupakan salahh satu anggota Dewan Pakar Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) dan Kepala Bidang Pengkajian Al-Qur’an pada Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama Republik Indonesia, seperti dikutip dari psq.or.id.

4. Dr. H. Luthfi Fathullah

Pria asal Betawi ini lahir di Kuningan, Jakarta, pada tahun 1964. Direktur Pusat Kajian Hadis Jakarta, yang merupakan keturunan ulama Betawi bernama Mughni, dikenal sebagai salah satu ahli Hadis Indonesia.

Karyanya dalam bidang hadis cukup banyak dan bermanfaat untuk masyarakat awam, di antaranya Metode Belajar Interaktif Hadis dan Ilmu Hadis.

Salah satu karya beliau lainnya dalam bidang hadis yang sedang dalam proses penulisan adalah Pengantar Ilmu Ilal Hadis. Selain itu, murid Syekh Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi ini, aktif mengisi ceramah di  stasiun TVRI Nasional.

5. Dr. H. Daud Rasyid

Dr. Daud Rasyid ini salah satu dai yang aktif menangkal paham Syiah dan Islam Liberal di Indonesia. Pria alumni Universitas Al-Azhar Kairo ini, beberapa kali mengisi ceramah di TV One.

Pengasuh Markaz Hadits Bekasi ini, sangat aktif dan giat mendukung diterapkannya syariat Islam dalam konteks berpolitik dan bernegara.

Sumber: DatDut.Com

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *